Panduan Paling Lengkap Instalasi XAMPP di Windows

Cara menginstal XAMPP 1.7.x 

–  Instalasi XAMPP adalah sebuah paket software instalasi yang digunakan untuk pemrogramman PHP, APACHE dan MySQL. Dengan XAMPP ini, kita tidak usah repot lagi untuk menginstall ketiga software itu secara terpisah. Untuk itu, downloadlah  XAMPP terbaru, silahkan kunjungi dan download di http://www.apachefriends.org/index.html disitu  tersedia paket XAMPP for Windows, Linux dan Apple. Pada panduan lengkap cara menggunakan XAMPP di windows ini, saya menggunakan XAMPP 1.7.2. Berikut ini  adalah proses instalasinya, silahkan di ikuti.

 

  1. klik dua kali(double clikc) file xampp-win32-1.7.2.exe di windows explorer tempat anda simpan filenya.
  2. Kemudian window akan menampilkan pilihan untuk menentukan lokasi mana tempat instalasi. Lalu silahkan anda pilih C:\ klik “install”.

instalasi xampp

  1. Selanjutnya Proses instalasi akan berjalan. Silahkan Tunggu beberapa saat.

4 . Kemudian akan muncul command prompt beberapa kali, ini biasa jangan panik… heheh. Yang akan muncul Pertama kali dalam hal ini adalah sebuah perintah yang digunakan untuk penambahan shortcut pada desktop/start menu. Apabila anda ingin menambahkan shortcut, silahkan anda tekan y kemudian enter

  1. Selanjutnya Silahkan anda tekan tombol y untuk melanjutkan lagi, kemudian enter

  1. Lalu anda akan di sajikan sebuah pertanyaan, apakah ingin menginstal XAMPP secara “portable”. Jika ingin instal portable, pilih y. Tapi bila anda menginstal di komputer, silahkan pilih n. Kemudian tekan enter.

  1. XAMPP Anda telah siap untuk digunakan, tekan enter 2(dua) kali untuk melanjutkan.

 

  1. Maka Proses Instalasi sudah selesai, pilih 1(satu) kemudian tekan enter untuk menjalankan XAMPP Control Panel. Selanjutnya pilih X untuk keluar dari proses instalasi.

  1. Apabila ingin menjadikan XAMPP sebagai service, maka aktifkan Service “Apache” dan “MySQL” melalui XAMPP Control Panel. Klik tombol “Start”. XAMPP Control Panel bisa diakses dari desktop atau start menu. Jika tidak ada, langsung saja akses ke C:/xampp/xampp-control.exe

  1. Sampai kepada langkah ini, maka anda sudah berhasil menginstalasi XAMPP, itu artinya anda juga sudah berhasil menginstalasi PHP, APACHE dan MYSQL sekaligus. Selanjutnya silahkan anda buka browser favorit anda dan ketikkan http://localhost untuk lebih memastikan XAMPP sudah selesai terinstal dengan sempurna. Apabila hasilnya sesuai dengan gambar di bawah ini, maka instalasi yang anda lakukan sudah berjalan dengan sukses.

Setelah itu, proses instalasi XAMPP ini selesai,  maka sebaiknya anda mengubah konfigurasi documentroot dengan cara men settingnya terlebih dahulu.

 

Menyetting Document Root XAMPP

 

Documentroot merupakan lokasi/folder untuk menyimpan file PHP/web agar bisa dipanggil/dijalankan oleh webserver. Pada contoh ini, lokasi documentroot berada di c:/xampp/htdocs/. Berarti jika anda ingin agar file bisa dijalankan melalui webserver, letakkan file anda folder tersebut.

 

Namun lokasi direkstori documentroot ini bisa dipindahkan ke tempat yang lain yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan anda. Sebagai contoh  Anda ingin agar pindah ke drive D: komputer/laptop yang anda miliki. Berikut langkah-langkahnya:

 

  1. Buatlah sebuah folder/direktori terlebih dahulu misalnya dengan nama htdocs pada drive D:

Kemudian buka file c:/xampp/apache/conf/httpd.conf menggunakan notepad ataupun notepad++

  1. Setelah programnya terbuka, kemudian Carilah kata documentroot didalam file tersebut. Supaya memudahkan pencarian silahkan anda menekan Ctrl+F.

 

  1. Anda akan menemukan satu baris sebagai berikut, lihat gambar di bawah ini:

DVD Rekomendasi:

 

1#. Video Panduan 7 Hari Jago Web Design – HTML, CSS dan Javascript untuk Pemula

 

2#. Video Panduan Seminggu Menguasai PHP dan MySQL untuk Pemula

 

  1. Ganti c:/xampp/htdocs dengan folder lain sesuai keinginan, bila anda sudah membuatnya di folder D, maka gantilah menjadi D:/htdocs sebagai documentroot.

  1. Kemudian ada beberapa settingan tersebut, terdapat tulisan <Directory “C:/xampp/htdocs”>, ganti c:xampp/htdocs dengan D:/htdocs

  1. Terakhir, save file tersebut dan buka kembali XAMPP Control Panel. Restart lah Apache dengan cara mengklik “Stop” dan “Start” kembali. Sekarang semua file PHP harus disimpan di D:/htdocs/